Evaluasi Pelaksanaan APBD dan Anggaran Bidang Pendidikan Pemerintah Kabupaten Klungkung Tahun Anggaran 2016

  • 21 Januari 2017
  • Dibaca: 353 Pengunjung
Evaluasi Pelaksanaan APBD dan Anggaran Bidang Pendidikan Pemerintah Kabupaten Klungkung Tahun Anggaran 2016

Jumat 20 Januari 2016 Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melaksanakan rapat evaluasi terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2016. Dalam foto yang diunggah melalui akun facebook Beliau, memperlihatkan besarnya anggaran dan realisasi anggaran APBD Kabupaten Klungkung Tahun 2016. Namun tentu banyak diantara kita yang bertanya-tanya angka-angka apa saja yang tercantum dalam gambar tersebut dan bagaimana gambaran anggaran bidang pendidikan yang dikelola oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga selama kurun waktu tahun 2016.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan rincian pendapatan dan belanja daerah dalam kurun waktu satu tahun. Struktur APBD terdiri dari dua rincian yaitu (1). Pendapatan dan (2). Belanja. Pertama kita akan membahas pendapatan yang merupakan sumber-sumber pembiayaan untuk membiayai program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Pendapatan terdiri dari 1. Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang merupakan pendapatan murni Kabupaten Klungkung selama tahun 2016; pendapatan tersebut biasanya diperoleh dari retribusi daerah seperti retribusi parkir, pasar, obyek wisata dan lain sebagainya yang merupakan retribusi murni yang dikelola oleh Pemkab Klungkung, Jadi jelas bahwa retribusi parkir yang kita bayarkan pada saat memarkir kendaraan akan terhitung sebagai PAD, jadi bagi yang masih suka menghindari petugas parkir, seperti yang sering terlihat di pasar senggol Klungkung mulailah berkontribusi positif terhadap PAD Kabupaten Klungkung. Selama tiga tahun terakhir Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Klungkung meningkat secara tajam, dari yang awal hanya berkisar pada angka Rp. 50 Milyar sekarang meningkat menjadi rata-rata diatas 100 Milyar Rupiah. Kita seharusnya bisa memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati dan seluruh jajaran karena komitmen beliau, PAD Kabupaten Klungkung meningkat secara drastis, pada tahun 2016 tercatat realisasi PAD sebesar 134 Milyar lebih (Rp. 134.489.054.258); 2. Dana Perimbangan adalah kucuran dana dari pemerintah pusat dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU) biasanya untuk gaji pegawai negeri sipil dan pembiayaan pembangunan daerah serta Dana Alokasi Khusus (DAK) dana yang peruntukannya dikhususkan bagi pembangunan infrastruktur misalnya Pembangunan/Rehabilitasi Gedung Sekolah, Pembangunan Jembatan, Jalan, Pengadaan Truk Sampah, Irigasi, Trotoar dan lain sebagainya. 3. Lain-lain Pendapatan yang sah merupakan dana yang diperoleh dari sumber-sumber lain seperti dana bagi hasil pajak antara Provinsi dan Kabupaten seperti Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Hotel dan Restaurant, Pajak Bumi dan Bangunan dan lain sebagainya. Pada kolom realisasi pendapatan tertera bahwa pendapatan Kabupaten Klungkung sebesar 1 triliun lebih atau lebih tepatnya Rp. 1.067.796.991.418,-

Pendapatan yang besar tersebut digunakan untuk membiayai seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Klungkung tertera pada rincian BELANJA. Belanja terdiri dari dua jenis yaitu belanja tidak langsung dan belanja langsung. Belanja tidak langsung terdapat rincian Belanja Pegawai untuk menggaji Pegawai Negeri Sipil yang jumlahnya sekitar 5130 orang dengan total anggaran sebesar Rp. 479.972.473.779,- terdapat pula belanja Hibah, Bansos, BKK dan lainnya. Belanja Langsung adalah belanja yang digunakan untuk membiayai seluruh program dan kegiatan yang ada di Kabupaten Klungkung baik dalam bentuk kegiatan maupun dalam bentuk pembangunan infrastruktur daerah. Total anggaran Belanja Kabupaten Klungkung tahun 2016 sebesar 1,2 Triliun rupiah tepatnya 1.216.958.321.278,-

Diantara besarnya anggaran tersebut, didalamnya terdapat dana yang dikelola oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klungkung sebesar 369 milyar (Rp. 369.250.399.322). seperti tertera pada tabel di bawah ini.

Persentase anggaran yang dikelola Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klungkung sebesar 34,58% dari seluruh APBD Klungkung dan ini merupakan anggaran terbesar yang dikelola dalam satu SKPD di Kabupaten Klungkung. Besarnya anggaran ini tak lepas dari besarnya anggaran biaya gaji Guru dan Pegawai, seperti yang tertera pada belanja pegawai sebesar 290 Milyar lebih (Rp. 290.761.148.884) dengan jumlah Guru dan Pegawai Negeri Sipil yang hampir mencapai 2728 orang termasuk didalamnya anggaran untuk Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebesar 89 Milyar rupiah dan Tambahan Penghasilan Guru PNSD sebesar 1,45 Milyar rupiah.  

Pada Belanja Langsung  anggaran yang terpasang sebesar 78 Milyar (Rp. 78.489.250.448) anggaran ini digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan di bidang pendidikan, seperti pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi sekolah sebesar Rp 20 Milyar, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD dan SMP sebesar Rp. 24 Milyar, dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) SMA dan SMK sebesar Rp. 8 Milyar, BOP PAUD Rp. 2,8 Milyar, Pengadaan alat praktik dan peraga sekolah Rp. 4 Milyar, Insentif Tenaga Pendidik PAUD Rp. 2,4 Milyar, Beasiswa Rp.1 Milyar, Pemberantasan Buta Aksara dan Pendidikan Kesetaraan 600 juta dan yang lainnya digunakan untuk penyediaan tenaga administrasi di sekolah-sekolah, pelaksanaan Ujian Nasional, Lomba-lomba antar sekolah, Lomba-lomba siswa antar sekolah, Porseni, Pelatihan Guru, meningkatkan kemampuan administrasi sekolah dan lain sebagainya. Namun tidak semua anggaran ini bisa terealisasi sepenuhnya. Sampai dengan berakhirnya tahun anggaran 2016 anggaran belanja langsung yang sebesar Rp. 78 Milyar hanya mampu terserap sebesar Rp. 70 Milyar atau sekitar 89,24% dari total keseluruhan Belanja Langsung Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga. Hal ini disebabkan karena beberapa dana utamanya sisa lebih Dana Alokasi Khusus anggaran tahun lalu (SILPA DAK) yang mencapai 4,9 Milyar tidak dapat dilaksanakan, selain itu terdapat pula kelebihan pemasangan anggaran pada kegiatan-kegiatan tertentu.

Perlu disadari betapa besarnya anggaran yang telah dialokasikan untuk pendidikan, hal ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pentingnya peran pendidikan dalam pembangunan dengan tetap berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan Guru. Sudah seharusnya insan pendidikan selalu berusaha memberikan performa terbaik yang kita miliki untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Klungkung.

Skrn

  • 21 Januari 2017
  • Dibaca: 353 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita